Memelihara hewan eksotis memang menarik, tapi di Indonesia ada aturan konservasi yang ketat (UU No. 5 Tahun 1990). Banyak hewan eksotis yang dilindungi dan dilarang dipelihara tanpa izin. Memilih hewan yang legal adalah langkah pertama yang penting.
Peraturan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek status perlindungan terbaru di BKSDA / Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebelum membeli, dan pastikan membeli dari penangkar berizin.
10 Hewan Eksotis yang Legal Dipelihara
Berikut hewan eksotis yang umum, legal, dan relatif aman dipelihara di Indonesia (bukan spesies dilindungi):
1. Leopard Gecko — reptil pemula yang jinak, mudah dirawat, dan tidak butuh kandang besar.
2. Hamster — mamalia kecil yang murah dan mudah, cocok untuk pemula maupun anak-anak.
3. Sugar Glider — mamalia berkantung yang sosial dan lucu, butuh bonding dan kandang vertikal.
4. Kelinci — bukan eksotis penuh, tapi masuk kategori hewan kecil yang populer dan jinak.
5. Kura-kura Brazil (Red-eared Slider) — kura-kura air yang populer, butuh akuarium dengan area kering.
6. Landak Mini (African Pygmy Hedgehog) — hewan kecil berduri yang unik dan bisa dijinakkan.
7. Chinchilla — mamalia berbulu lebat yang aktif malam, butuh kandang luas dan mandi pasir.
8. Iguana Hijau — reptil herbivora yang bisa besar, butuh kandang luas dan UVB.
9. Bearded Dragon — reptil ramah dan aktif siang, butuh lampu UVB dan suhu hangat.
10. Ikan Hias — dari cupang, arwana, sampai koi, semua legal dan sangat populer.
Hewan yang Dilindungi (Jangan Dipelihara)
Beberapa hewan eksotis dilindungi penuh dan dilarang dipelihara tanpa izin khusus, seperti: burung kakatua/elang/nuri (sebagian besar jenis), kura-kura leher ular (kura-kura moncong babi), primata (monyet, kukang, tarsius), biawak tertentu, dan reptil/amfibi endemik yang terancam punah.
Memelihara satwa dilindungi adalah pelanggaran hukum dengan sanksi pidana. Jangan pernah membeli hewan yang statusnya dilindungi, dan laporkan penjual satwa ilegal ke BKSDA.
Tips Sebelum Membeli Hewan Eksotis
Beli hanya dari penangkar (breeder) berizin, bukan dari tangkapan liar. Cek kesehatan hewan, tanyakan dokumen/riwayat, dan pastikan kamu sudah paham kebutuhan perawatannya (kandang, pakan, suhu, biaya) sebelum membawa pulang.
FAQ Seputar Hewan Eksotis
Apakah memelihara hewan eksotis butuh izin?
Untuk hewan yang tidak dilindungi, umumnya tidak butuh izin khusus. Namun beberapa spesies (atau jumlah tertentu) bisa memerlukan izin dari BKSDA. Selalu cek status hukum hewan sebelum membeli.
Dari mana membeli hewan eksotis yang legal?
Beli dari breeder/penangkar berizin atau petshop terpercaya yang bisa menunjukkan asal-usul hewan. Hindari penjual satwa liar di pinggir jalan karena berisiko ilegal dan tidak sehat.
Hewan eksotis apa yang paling cocok untuk pemula?
Leopard gecko, hamster, dan kelinci adalah pilihan terbaik untuk pemula — perawatannya sederhana, jinak, dan kebutuhannya mudah dipenuhi.
