Kucing saya punya kebiasaan bangun tidur dengan belek menggumpal di sudut mata. Awalnya saya biarkan saja, mikirnya nanti hilang sendiri. Dua minggu kemudian beleknya makin tebal dan dia mulai garuk-garuk telinga pakai kaki belakang sampai bulu di sekitar kupingnya rontok. Ternyata telinganya penuh kotoran dan sudah mulai iritasi. Dokter hewan bilang, andai dibersihkan rutin dari awal, tidak akan separah itu.

Membersihkan telinga dan mata memang jarang masuk daftar perawatan yang dilakukan pemilik baru. Kebanyakan fokus ke mandi, bulu, atau kuku. Padahal dua bagian ini paling sering jadi sarang masalah kalau diabaikan. Kalau kamu baru mulai merawat kucing dan belum punya gambaran rutinitas lengkapnya, baca dulu cara merawat kucing peliharaan untuk pemula.

Kapan Telinga dan Mata Perlu Dibersihkan

Tidak semua kucing butuh telinganya dibersihkan tiap hari. Kucing sehat punya telinga berwarna pink pucat dengan sedikit kotoran tipis. Mata yang jernih tanpa belek tidak perlu disentuh sama sekali. Membersihkan terlalu sering justru bisa bikin iritasi karena menghilangkan lapisan pelindung alami kulit.

Tanda kucing kamu butuh pembersihan: telinganya ada kotoran cokelat atau hitam, bau apek, dia sering menggaruk atau menggeleng-gelengkan kepala, atau belek menumpuk sampai bulu di bawah mata basah dan menghitam.

Alat yang Saya Pakai di Rumah

Siapkan beberapa hal sebelum mulai: cairan pembersih telinga khusus kucing seperti Epi-Otic dari Virbac atau Otin, kapas bulat atau kasa steril, semangkuk air hangat yang sudah matang untuk bagian mata, dan satu handuk untuk membungkus badan kucing. Jangan pakai air biasa untuk telinga, apalagi minyak kayu putih atau obat tetes manusia.

Jangan pernah memasukkan cotton bud, korek kuping, atau benda apa pun ke dalam liang telinga kucing. Saluran telinga kucing berbentuk L dan sempit. Mendorong kotoran ke dalam hanya akan memampatkannya dan bisa melukai gendang telinga.

Cara Membersihkan Telinga Kucing

Bungkus kucing dengan handuk sampai hanya kepalanya yang terlihat, lalu dudukkan di pangkuan. Teteskan 3 sampai 5 tetes cairan pembersih ke liang telinga, pijat lembut pangkal telinganya selama 20 sampai 30 detik sampai terdengar bunyi seperti mencuci. Biarkan dia menggelengkan kepala untuk mengeluarkan kotoran yang sudah lepas. Terakhir, lap sisa kotoran di daun telinga dengan kapas. Lakukan di ruangan tertutup supaya dia tidak kabur.

Kucing yang tidak terbiasa pasti meronta. Saya biasanya minta satu orang memegang, sementara saya yang meneteskan dan memijat. Kalau dia benar-benar panik, jangan dipaksa sekaligus. Cukup bersihkan satu telinga, beri jeda, lanjut ke telinga satunya keesokan hari.

Cara Membersihkan Mata Kucing

Untuk mata, basahi satu kapas dengan air hangat, lalu usap dari sudut dalam ke sudut luar dengan satu arah. Satu kapas untuk satu mata, jangan dipakai bergantian, supaya bakteri dari satu mata tidak pindah ke mata lainnya. Kalau beleknya sudah kering dan keras, tempelkan kapas basah di atasnya beberapa detik supaya melunak dulu sebelum diusap.

Kucing berbulu panjang seperti Persia sering punya saluran air mata yang tersumbat sehingga belek menumpuk setiap hari. Untuk ras begini, lap area mata tiap pagi dan pastikan bulu di sekitar mata tetap kering. Soal perawatan bulu wajah yang basah, ada penjelasan lebih lengkap di cara merawat bulu kucing agar sehat.

Tanda yang Harus Segera Dibawa ke Dokter Hewan

Jangan dianggap remeh kalau kotoran telinga kucing berwarna hitam seperti bubuk kopi. Itu ciri khas tungau telinga, dan butuh obat dari dokter hewan, bukan sekadar dibersihkan. Begitu juga telinga yang bau busuk, merah, bengkak, atau kucing kesakitan saat disentuh. Untuk mata, waspadai cairan kental berwarna kuning atau hijau, kelopak bengkak, atau kucing terus menyipitkan mata.

Gejala-gejala itu biasanya tanda infeksi bakteri, jamur, atau tungau. Membersihkan sendiri malah bisa memperparah. Bawa ke dokter hewan dan biarkan dia yang menentukan obatnya. Daftar lengkap gejala penyakit yang sering dialami kucing bisa kamu cek di penyakit umum pada kucing.

Seberapa Sering Membersihkannya

Untuk kucing sehat, membersihkan telinga sekali setiap satu sampai dua minggu sudah cukup. Mata cukup dilap saat ada belek, tidak perlu dijadwalkan. Kucing dengan riwayat tungau atau yang telinganya mudah kotor bisa lebih sering, tapi ikuti saran dokter hewan karena tiap kasus beda.

Kalau Kucing Menolak dan Meronta

Pilih waktu ketika kucing sedang mengantuk atau baru selesai makan, karena saat itu dia paling tidak banyak bergerak. Kenalkan cairan pembersihnya dulu dengan meneteskan sedikit di punggung tangan supaya dia terbiasa dengan baunya. Mulai dari bagian yang paling tidak sensitif, misalnya daun telinga, baru ke liang telinga setelah dia tenang. Pembiasaan bertahap seperti ini juga dipakai saat memandikan kucing, seperti yang saya jelaskan di cara memandikan kucing dengan aman.

Apakah boleh pakai minyak kelapa untuk membersihkan telinga kucing?

Sebaiknya tidak. Minyak kelapa meninggalkan lapisan berminyak yang justru memerangkap kotoran dan bisa memicu jamur di liang telinga yang lembap. Pakai cairan pembersih telinga khusus kucing yang formulanya memang dibuat untuk mengangkat kotoran tanpa meninggalkan residu.

Kenapa mata kucing saya selalu berair padahal tidak ada belek?

Mata berair terus-menerus bisa karena iritasi debu, bulu mata yang tumbuh ke dalam, atau saluran air mata yang tersumbat, terutama pada kucing berhidung pesek seperti Persia dan Exotic Shorthair. Kalau air matanya bening dan tidak disertai kemerahan, biasanya tidak berbahaya. Tapi kalau sudah berlangsung berminggu-minggu, periksa ke dokter hewan.

Bolehkah membersihkan telinga kucing dengan air biasa?

Air biasa tidak bisa melarutkan kotoran telinga yang berminyak dan meninggalkan kelembapan di dalam liang telinga, tempat yang ideal untuk bakteri dan jamur berkembang. Cairan pembersih telinga khusus kucing mengandung pelarut lembut yang mengangkat kotoran sekaligus cepat mengering.

Mulai besok, cek telinga dan mata kucing kamu saat dia tidur siang di pangkuan. Kalau ada kotoran yang menumpuk, kamu sekarang tahu cara membersihkannya tanpa harus panik. Dan kalau yang kamu temukan justru kotoran hitam seperti bubuk kopi, jangan ditunda. Bawa ke dokter hewan.