Kucingku bersin-bersin sampai ingusnya keluar dari hidung, lalu matanya mulai belekan. Kupikir dia cuma kedinginan. Dua hari kemudian dia menolak makan, padahal biasanya paling doyan. Ternyata itu flu kucing, dan aku baru sadar setelah kondisinya lumayan parah.
Flu pada kucing bukan flu manusia. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan atas dan sering bikin pemilik panik karena gejalanya mirip pilek berat. Kabar baiknya, sebagian besar kucing bisa sembuh dengan perawatan yang tepat. Kuncinya ada di kecepatan kamu menyadari gejalanya.
Apa Itu Flu pada Kucing?
Flu kucing, atau yang sering disebut feline upper respiratory infection (URI), adalah infeksi pada hidung, tenggorokan, dan mata. Penyebabnya hampir selalu virus, bukan bakteri. Dua biang kerok utamanya adalah feline herpesvirus (FHV-1) dan feline calicivirus (FCV). Keduanya sangat menular antarkucing.
Virus penyebab flu menular lewat bersin dan air liur, jadi satu kucing yang sakit bisa menulari seluruh kucing di rumah. Ini salah satu alasan kenapa kamu perlu paham penyakit umum pada kucing, karena banyak di antaranya punya gejala yang saling tumpang tindih.
Penyebab Utama Flu Kucing
Dua virus yang paling sering jadi penyebab adalah feline herpesvirus dan feline calicivirus. Herpesvirus biasanya memicu bersin, ingusan, dan masalah mata. Calicivirus lebih sering menimbulkan sariawan di mulut dan lidah, bikin kucing ngiler dan menolak makan karena sakit.
Penularannya gampang sekali. Bersin saja sudah cukup menyebarkan virus lewat droplet ke udara. Virus juga menempel di mangkuk makan, tempat tidur, litter box, dan tangan manusia. Kamu bisa jadi pembawa tanpa sadar setelah mengelus kucing yang sakit, lalu menyentuh kucing lain.
Kucing yang paling rentan adalah anak kucing, kucing tua, dan kucing dengan daya tahan tubuh lemah. Anak kucing terutama sangat mudah jatuh sakit karena imunnya belum sempurna. Di tempat penampungan atau rumah dengan banyak kucing, flu bisa menyebar seperti api.
Gejala yang Perlu Kamu Amati
Gejala flu kucing biasanya muncul 2 sampai 10 hari setelah terpapar virus. Tanda paling umum adalah bersin terus-menerus, ingusan yang bening atau kental kekuningan, dan mata berair atau belekan. Banyak kucing juga jadi lesu dan demam.
Satu hal yang sering bikin pemilik khawatir adalah kucing berhenti makan. Ini bukan karena dia mogok, tapi karena hidungnya tersumbat sehingga tidak bisa mencium bau makanan. Kucing sangat bergantung pada penciuman untuk selera makannya.
Pada kasus calicivirus, kamu mungkin melihat luka atau borok di lidah, gusi, dan langit-langit mulut, disertai air liur berlebih. Gejala lain yang bisa muncul adalah batuk, suara serak, dan napas berbunyi.
Kapan Harus Segera ke Dokter Hewan
Segera bawa ke dokter hewan jika: kucing tidak makan lebih dari 24 jam, napas lewat mulut atau terengah-engah, demam tinggi, lemas sekali, mata bengkak sampai tidak bisa dibuka, atau ada borok di mata. Anak kucing yang flu lebih dari 24 jam juga harus langsung diperiksa, karena mereka dehidrasi dengan sangat cepat.
Flu yang dibiarkan bisa berkembang jadi pneumonia atau merusak mata secara permanen. Dokter hewan biasanya akan memeriksa suhu, mendengarkan napas, dan kadang mengambil sampel dari mata atau mulut untuk memastikan penyebabnya.
Cara Mengobati Flu Kucing di Rumah
Tidak ada obat yang membunuh virus flu kucing secara langsung. Pengobatannya fokus pada meredakan gejala dan menjaga kucing tetap makan serta terhidrasi sampai sistem imunnya bekerja. Sebagian besar kucing sembuh dalam 1 sampai 2 minggu.
Pertama, pastikan dia tetap makan. Hangatkan makanan basah supaya aromanya lebih kuat dan mudah tercium. Kamu boleh kasih makanan yang biasa dia suka, meski agak memanjakan, karena yang penting kalori masuk. Kalau benar-benar menolak, coba suapi pakai spuit tanpa jarum atau konsultasi ke dokter soal makanan recovery.
Kedua, bersihkan hidung dan matanya. Lap ingus dan belekan pakai kapas atau kain lembut yang dibasahi air hangat, beberapa kali sehari. Ini bikin dia lebih nyaman dan bisa bernapas lega.
Ketiga, bantu longgarkan pernapasan dengan uap. Ajak kucing ke kamar mandi yang beruap hangat selama 10 sampai 15 menit, atau pakai nebulizer berisi NaCl fisiologis. Uap membantu mengencerkan lendir di hidungnya.
Antibiotik tidak otomatis diperlukan. Obat ini hanya dipakai dokter kalau ada infeksi bakteri sekunder, yang biasanya ditandai ingus kental berwarna hijau atau kuning. Jangan pernah kasih obat manusia seperti paracetamol, itu beracun buat kucing.
Mencegah Flu Kucing Kambuh Lagi
Cara paling ampuh mencegah flu adalah vaksinasi. Vaksin kombinasi FVRCP melindungi dari herpesvirus, calicivirus, dan panleukopenia. Jadwal lengkapnya ada di panduan vaksinasi kucing. Vaksin tidak menjamin kucing bebas flu sepenuhnya, tapi bikin gejalanya jauh lebih ringan kalau sampai tertular.
Kalau kamu punya lebih dari satu kucing, pisahkan yang sakit dari yang sehat sampai gejalanya hilang, dan cuci tangan setelah memegang masing-masing. Mangkuk, tempat tidur, dan litter box sebaiknya dibersihkan serta didisinfeksi secara rutin.
Flu kucing juga lebih sering muncul saat cuaca berubah dingin dan lembap. Ada tips lengkap menjaga kucing tetap sehat di musim seperti ini di artikel merawat hewan peliharaan saat musim hujan.
Catatan soal herpesvirus: begitu kucing terinfeksi, virusnya menetap seumur hidup dan bisa kambuh saat stres. Menjaga kucing tetap tenang, lingkungan stabil, dan asupan bergizi adalah cara terbaik mencegah kekambuhan.
Kalau kucingmu mulai bersin dan belekan hari ini, jangan tunggu sampai dia tidak mau makan. Mulai bersihkan hidungnya, hangatkan makanannya, dan pantau kondisinya. Bila 24 jam tidak ada perbaikan, segera hubungi dokter hewan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah flu kucing bisa menular ke manusia?
Tidak. Virus penyebab flu kucing tidak menular ke manusia, dan sebaliknya virus flu manusia tidak menular ke kucing. Jadi kamu tidak perlu khawatir tertular saat merawat kucing yang sedang flu.
Berapa lama kucing sembuh dari flu?
Kebanyakan kucing mulai membaik dalam 7 sampai 10 hari dan pulih penuh dalam 2 sampai 3 minggu dengan perawatan yang tepat. Kucing yang terinfeksi herpesvirus bisa jadi carrier dan kadang kambuh lagi saat stres.
Bolehkah kasih obat flu manusia untuk kucing?
Jangan. Banyak obat flu manusia, termasuk paracetamol dan ibuprofen, sangat beracun untuk kucing dan bisa berakibat fatal. Selalu konsultasikan obat apa pun ke dokter hewan.