Teman saya pernah beli lovebird Rp 150 ribu, lalu memasukkannya ke sangkar bulat Rp 30 ribu yang dijual satu paket di pasar burung. Seminggu kemudian burungnya mulai mencabuti bulunya sendiri. Bukan sakit, bukan kutu. Sangkarnya terlalu sempit dan cuma ada satu tangkringan plastik di tengah.

Kandang adalah produk yang paling sering dibeli asal-asalan. Padahal kandang menentukan burung rajin bunyi, jinak, atau malah stres dan agresif. Kalau kamu sedang mencari kandang baru, jangan mulai dari harga atau warna. Mulai dari tiga hal: ukuran, bahan, dan jarak jeruji.

Ukuran Kandang: Ruang Terbang Lebih Penting daripada Tinggi

Banyak orang salah kaprah dengan memilih kandang yang tinggi tapi sempit. Burung terbang horizontal, bukan vertikal. Lovebird dan parkit butuh ruang untuk mengepak dari satu tangkringan ke tangkringan lain. Kandang tinggi yang cuma 20 cm lebarnya bikin burung cuma bisa naik turun, itu-itu saja.

Sebagai patokan, ukur lebar kandang minimal dua kali rentang sayap burung. Lovebird dengan rentang sayap sekitar 25 cm sebaiknya mendapat kandang dengan lebar 50-60 cm. Murai batu dan kacer yang aktif butuh lebih luas lagi. Kalau ragu, ambil satu ukuran di atas patokan, bukan di bawahnya.

Kalau burungmu sering keluar kandang untuk main di luar, kandang ukuran standar masih oke. Tapi burung yang dikurung seharian wajib dapat kandang paling lega yang masuk anggaranmu.

Bahan Kandang: Besi, Stainless, Kayu, atau Bambu

Pasar didominasi kandang besi lapis cat (powder coating) yang harganya paling bersahabat, mulai Rp 80 ribu sampai Rp 300 ribu tergantung ukuran. Lapisan catnya melindungi besi dari karat, tapi awasi kalau mulai mengelupas karena burung yang mengunyah jeruji bisa menelan serpihan cat.

Stainless dan kayu ada di kelas berbeda:

  • Stainless: paling awet dan anti karat, tapi harganya bisa 3-5 kali lipat kandang besi. Cocok untuk burung besar seperti nuri dan kakatua yang suka menggigit jeruji.
  • Kayu dan bambu: murah dan alami, sering dipakai untuk kandang penetasan atau burung yang jarang mengunyah. Kelemahannya gampang jadi sarang tungau dan sulit dibersihkan.

Jarak Jeruji: Kecil untuk Burung Kecil, Lebar untuk Burung Besar

Jarak antar jeruji adalah detail yang paling sering bikin celaka. Lovebird dan parkit butuh jeruji rapat, sekitar 1-1,5 cm. Kalau terlalu lebar, kepala burung bisa nyangkut atau burung menyelinap keluar. Sebaliknya, jeruji yang terlalu rapat untuk burung besar bikin kaki dan paruh mudah terjepit.

Jangan pernah membeli kandang dengan jeruji yang cuma muat untuk kepalanya. Burung punya kebiasaan menjulurkan kepala lewat jeruji, dan kalau tersangkut, kepanikan bisa bikin lehernya patah.

Model Kandang: Pilih Kotak, Bukan Bulat

Kandang bulat terlihat klasik, tapi burung butuh sudut untuk merasa aman. Di kandang bulat, burung tidak punya pojok untuk bersembunyi saat ketakutan, dan tangkringannya sering cuma satu di tengah. Kandang kotak memberi burung orientasi yang jelas dan ruang untuk meletakkan tangkringan di beberapa ketinggian.

Soal penempatan tangkringan dan perlengkapan dasar lainnya, Panduan Lengkap Produk Burung sudah merangkum semuanya dari awal sampai siap pakai. Kalau burungmu lovebird, kamu juga bisa cek cara merawat lovebird untuk pemula supaya setting kandangnya pas.

Isi Kandang: Tangkringan, Tempat Makan, dan Mainan

Kandang kosong sama buruknya dengan kandang sempit. Minimal ada dua tangkringan dari kayu dengan diameter berbeda, supaya cakar burung tidak terus-menerus mencengkeram ukuran yang sama. Hindari tangkringan plastik licin yang bikin burung mudah terpeleset dan memicu bumblefoot, luka di telapak kaki.

Tempat makan dan minum sebaiknya digantung di sisi kandang, bukan diletakkan di dasar, supaya tidak kena kotoran. Kalau burungmu burung kicau yang diberi pakan hidup, sediakan cepuk terpisah agar jangkrik dan kroto tidak berceceran kemana-mana.

Merawat Kandang agar Burung Betah dan Sehat

Kandang harus dibersihkan minimal dua kali seminggu. Kotoran yang menumpuk di dasar kandang mengundang jamur dan tungau, yang ujung-ujungnya bikin burung gatal dan mencabuti bulu. Cuci tangkringan dan tempat makan dengan air hangat, lalu jemur kandang sampai kering sebelum dipakai lagi.

Kalau kamu masih bingung memilih perlengkapan lain selain kandang, kerodong, tangkringan, sampai tempat mandi, baca dulu Panduan Lengkap Produk Burung supaya belanjanya tidak bolak-balik. Untuk hama yang suka bersembunyi di kandang kayu, artikel kutu dan tungau pada burung bisa membantu.

Berapa ukuran kandang minimal untuk lovebird?

Lebar minimal 50-60 cm dengan tinggi sekitar 60 cm. Kalau lovebird sering dikeluarkan untuk terbang bebas, ukuran itu sudah cukup; kalau dikurung seharian, pilih yang lebih lebar.

Kenapa kandang bulat tidak disarankan?

Burung tidak punya sudut untuk bersembunyi saat merasa terancam, dan tangkringan di kandang bulat biasanya cuma satu. Burung jadi gampang stres dan lebih sulit jinak.

Seberapa sering kandang harus dibersihkan?

Minimal dua kali seminggu untuk membersihkan dasar dan mengganti air. Bersihkan menyeluruh dengan air hangat dan jemur seminggu sekali untuk mencegah jamur serta tungau.